Minggu, 26 September 2010
Vellfire Lebih Galak dari Alphard
Toyota meluncurkan Vellfire sebagai kembaran Alphard pada semester peratama 2009. Ini adalah produk multi purpose vehicle (MPV) yang digembar-gemborkan Toyota sebagai paling inovatif. Tongkrongannya sekelas Alphard yang ramai hilir mudik di jalan raya Jakarta.
Disain lampu depan yang bersusun dua dan bentuk gril yang berkarakter menjadikan Vellvire tampil lebih galak dari Aphard. Dimensi body kedua mobil ini tidak terlalu berbeda.
Vellfire panjangnya 4.850 mm dan lebarnya 1.915 mm. Bertinggi 1.840 mm dengan jarak sumbu roda 2.950 mm. Dapur pacunya berisi mesin 2400 cc berkekuatan 167 dk, sedangkan Alphard mengusung mesin 3500 cc V6 dengan 276 dk.
Headlamp dibuat terpisah dengan garis bodi tampak stylish. Bumper juga dinamis dipadu foglamp vertikal. Taillamp bercorak LED ditata terpisah, dilengkapi kamera bagian depan dan belakang untuk fitur keamanannya.
Toyota.co.jp menyebut mobil ini sangat futuristik dan nyaman. Di dalamnya ada monitor tujuh inchi yang menyalurkan visual GPRS, dan display car anterainment. Juga disediakan coolbox untuk pendingin minuman.
Tirai di setiap jendelanya, dirancang menjaga kenyaman penumpang. Cerobong di bagian roof tengah Vellfire berfungsi sebagai penyejuk udara.
Vellfire dilengkapi fasilitas keamanan yang lengkap. Misalnya struktur rangka GOA yang mampu meredam benturan, ada radar yang akan menginformasikan saat mobil dalam kondisi resiko tabrakan. Juga dikelilingi tujuh titik airbag untuk memaksimalkan keselamatan penumpang.
Jelas Vellfire dirancang untuk membidik segmen menengah di pasar Jepang dan Amerika. Toyota optimis dapat menjual produk ini walau di tengah lesunya ekonomi AS.
Kamis, 23 September 2010
Hubungan Antara Catalytic Converter dan ECU
Pada hari pertama masuk kuliah di Polman Astra, tiba-tiba terlintas di pikiran saya untuk menanyakan apakah hubungan antara Catalytic Converter dengan Electronic Control Unit (ECU). Karena pada suatu hari, saya mendapat pernyataan bahwa setiap catalytic converter hanya bisa di aplikasikan kepada mobil yang sudah menganut sistem injeksi terkomputerisasi. Setelah melontarkan pertanyaan itu kepada salah satu dosen saya, maka beginilah jawaban beliau.
Jadi, Catalytic converter itu berfungsi untuk menyaring gas sisa pembakaran menjadi lebih ramah lingkungan. Nah, di dalam Catalytic Converter terdapat sensor yang dapat mengukur berapa persen kadar gas O2 (Oksigen), Karbondioksida (CO2), Karbomonoksida (CO), dan NitrogenOksida (NoX). Nah, dari hasil sisa pembakaran ini sensor akan mengirim sinyal ke ECU dan ECU akan membaca sinyal yang dikirim. Apabila CO2 dan CO terlalu banyak, itu artinya telah terjadi pembakaran gemuk (campuran bensin terlalu banyak). Tetapi apabila kadar NoX terlalu banyak itu artinya telah terjadi pembakaran kurus (campuran udara terlalu banyak).
Tambahan sedikit dari saya. Menurut info yang saya dapatkan, umur Catalytic Converter ini berada dikisaran angka 5tahun usia pakai. Jadi setelah pemakaian kendaraan sekitar 5tahun, setiap pemilik mobil di anjurkan untuk memeriksa kondisi catalytic converter
Engine Cleaner
Banyak orang yang membersihkan mesin mereka dengan cairan khusus yang disebut engine cleaner. Penggunaan engine cleaner ini dirasa menjadi sangat efisien dan efektif karena penggunaannya cukup di semprotkan kedalam ruang mesin, baik dari lubang busi maupun lubang Karburator atau Throttle Body (Bagi mesin yang sudah EFI).
Cara menggunakan engine cleaner ini, cukup panasi mesin hingga mesin dirasa hangat. Lalu matikan mesin, setelah mesin di matikan mulailah semprotkan cairan yang di banderol dikisaran harga 30-100rb kedalam ruang mesin. Untuk mobil yang sudah mengadopsi sistem EFI, maka mintalah bantuan orang lain untuk menginjak pedal gas agar katup throttle body terbuka lalu semprotkan engine cleaner. Jangan semprotkan hingga habis, tetapi semprotkan kira-kira 25% dari jumlah engine cleaner. Setelah disemprotkan diamkan sesaat, kira-kira 5menit. Setelah 5menit mulailah start mesin anda dengan bantuan orang lain. Untuk sebagian mesin, mungkin starternya agak lama tetapi itu wajar terjadi. Setelah mesin menyala, mintalah teman anda untuk meng-gas mesin hingga RPM tinggi kira-kira 4000-5000rpm. Oh ya, bagi anda yang juga membuka busi untuk disemprotkan. Jangan lupa pasang kembali busi dengan rapi termasuk kabel businya. Semprotkan engine cleaner ke ruang mesin melalui lubang karburator atau throttlr body dengan RPM tinggi. Jangan heran jika knalpot mengeluarkan asap dan kotoran, kotoran itulah yang keluar dari mesin anda. Setelah disemprotkan beberapa lama, hentikanlah kegiatan penyemprotan dan mulailah lepas injakan pedal gas dan biarkan gas idle. Setelah selesai pasang kembali saringan udara dan tutup kap mesin, mesin anda sudah cukup bersih dari kerak kotoran….
CATATAN
Lakukanlah pekerjaan ini di lapangan kosong, bukan kawasan pemukiman. Karena kotoran yang keluar akan mengganggu pernapasan kita. Pekerjaan ini juga TIDAK boleh terlalu sering dilakukan, karena cairan engine cleaner mengandung deterjen dan deterjen itu dapat mengakibatkan gasket atau packing seal menjadi aus…
Cara Bongkar BAN
Untuk membongkar roda dalam keadaan terpasang di mobil memang bukan menjadi permasalahan yang susah bagi orang yang sudah terbiasa atau minimal bagi orang yang sudah memahami konstruksi roda dalam mobil. Tetapi bagi orang yang tidak terbiasa atau tidak pernah membongkar roda dalam keadaan terpasang dalam mobil mungkin akan menjadi keadaan yang sulit. Pada kesempatan kali ini, kami akan member cara bagaimana membongkar roda dengan benar. Berikut cara yang benar:
- Kendurkan dahulu baut – baut roda. Perlu di perhatikan dalam hal ini adalah kendurkan baut –baut roda tetapi jangan sampai lepas dari roda.
- Setelah baut –baut roda yang akan dilepas sudah kendur, dongkraklah mobil ditempat yang aman. Tempat teraman dalam dongkrak mobil adalah dibagian chassisnya atau di titik – titik yang memang khusus di buat produsen sebagai tempat dongkrak.
- Setelah terdongkrak, pasanglah jack stand di tempat yang benar.
- Mulailah lepas satu persatu baut roda dan lepaskan roda dari mobil.
- Setelah roda terlepas, posisikan roda ditempat yang aman atau biasa di letakkan di kolong mobil.
- Apabila memang masalah terletak pada roda mobil, maka roda tidak perlu diletakkan di kolong mobil, tetapi selesaikan permasalahan pada roda.
- Setelah masalah pada roda selesai, maka pasanglah roda di tempatnya. Setelah terpasang, jangan lupa untuk memasang juga baut roda tetapi tidak perlu sampai terlalu kencang.
- Setelah baut roda menjadi kencang, maka mulailah mendongkrak kembali mobil untuk melepas jack stand.
- Setelah jack stand terlepas, maka mulailah secara perlahan untuk menurunkan dongkrak.
- Setelah dongkrak turun, maka kencangkanlah baut – baut roda menggunakan kunci sok.
Macam-Macam Rangka Ban
Rangka sepeda motor atau disebut juga chassis sepeda motor adalah baigan paling dasar dari sepeda motor yang berfungsi mendukung mesin, transmisi, suspensi, dan sebagainya, serta untuk menjaga stabilitas pengendaran dan kenyamanan. Karena itulah, kerangka yang baik harus tingan tetapi cukup kuat dan mampu menahan getaran atau goncangan yang berasal dari permukaan jalan.
Kekuatan rangak sangat bergantung pada bentuk atau konstruksinya. Bentuknya pun disesuaikan dengan jenis kegunaan sepeda motor. Oleh sebab itu, jenis rangka yang digunakan bermacam – macam. Misalnya, tangka yang digunakan pada sepeda motor tidak akan sama dengan motor soprt atau keperluan sehari-hari.
TIPE RANGKA PIPA: Rangka yang dibuat seluruhnya dari pipa baja dari berbagai diameter yang dilas secara langsung atau dihubungkan dengan mur dan baut. Rangka sebagai satu kesatuan, adalah kaku dan kuat, tetapi masing-masing komponen pipa mempunyai suatu derajat elastisitas sehingga benturan – benturan akibat keadaan jalan sebagian sudah diredam oleh komponen rangka pipa yang bersangkutan, sisanya oleh suspensi depan dan belakang. Terdapat empat macam rangka pipa, yaitu Diamond, Single Cradle, Double Cradle, Semi Double Cradle.
Keuntungan dari Rangka pipa ini adalah memiliki konstruksi yang sangat kokoh dan simpel, sehingga sasis tipe ini kebanyakan diaplikasikan untuk motor – motor yang memiliki kapasitas mesin besar seperti Harley Davidson, kecepatan tinggi seperti Yamaha FZ16, serta motor – motor yang diciptakan untuk melibas medan – medan extreme seperti motor Yamaha YZ400F. Selain motor – motor berkapasitas mesin besar, berkecepatan tinggi, serta dapat melewati medan – medan extreme. Jenis Rangka pipa ini juga digunakan pada motor klasik seperti motor Zundapp dan Honda CB 450.
Kelemahan dari Rangka pipa ini adalah memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan rangka jenis lain.


TIPE PELAT BAJA: Rangka sepeda motor yang dibuat seluruhnya dari pelat baja dengan cara dipres. Yang paling popular dari tipe rangka pres adalah tipe tulang punggung untuk acuter karena rangka dan badannya merupakan satu bagian. Rangka ini kaku dan kuat serta dapat menahan benturan-benturan saat digunakan di permukaan jalan jelek.
Keuntungan dari rangka jenis ini adalah rangka jenis ini adalah rangka yang paling banyak di aplikasikan pada motor – motor harian karena memiliki bobot yang lebih ringan serta dapat menahan benturan – benturan saat melewati jalan rusak. Khusus untuk rangka underbone memiliki keuntungan bagi pengendaranya saat ingin turun dari motor, karena tidak perlu mengangkat kaki pengendara terlalu tinggi.
Kelemahan dari rangka jenis ini adalah rangka ini tidak dapat bermanuver se”luwes” dibandingkan dengan jenis rangka pipa.
Keuntungan dari rangka seperti ini posisi kaki pengendara akan menjadi sangat lapang dan saat melewati jalan berair maka kaki pengendara akan terlindung dari cipratan air, manuver motor dalam membelah kemacetan di kota besar menjadi sangat mudah.
Kelemahan dari rangka ini adalah karena posisi mesin berada di bagian belakang, maka suplai udara untuk mendinginkan mesin menjadi tidak se-optimal rangka-rangka jenis lain. Sehingga ada pabrikan motor matic yang menggunakan radiator cair.
Kekuatan rangak sangat bergantung pada bentuk atau konstruksinya. Bentuknya pun disesuaikan dengan jenis kegunaan sepeda motor. Oleh sebab itu, jenis rangka yang digunakan bermacam – macam. Misalnya, tangka yang digunakan pada sepeda motor tidak akan sama dengan motor soprt atau keperluan sehari-hari.
Keuntungan dari Rangka pipa ini adalah memiliki konstruksi yang sangat kokoh dan simpel, sehingga sasis tipe ini kebanyakan diaplikasikan untuk motor – motor yang memiliki kapasitas mesin besar seperti Harley Davidson, kecepatan tinggi seperti Yamaha FZ16, serta motor – motor yang diciptakan untuk melibas medan – medan extreme seperti motor Yamaha YZ400F. Selain motor – motor berkapasitas mesin besar, berkecepatan tinggi, serta dapat melewati medan – medan extreme. Jenis Rangka pipa ini juga digunakan pada motor klasik seperti motor Zundapp dan Honda CB 450.
Kelemahan dari Rangka pipa ini adalah memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan rangka jenis lain.
Jembatan tunggal (Single-Cradle)
Rangka single cradle adalah rangka sepeda motor awal dan memiliki bentuk yang paling sederhana. Pada Rangka tipe ini mesin dikelilingi oleh pipa logam. Pipa utama yang terletak diatas umumnya memiliki ukuran yang lebih besar dibanding pipa lainnya. Jenis motor yang banyak memakai chasis ini adalah motor klasik seperti Zundapp. Motor besar juga banyak yang memakai rangka ini.
Double Cradle
Rangka Double cradle merupakan pengembangan dari rangka single cradle dengan modifikasi pada penambahan jumlah pipa penyangga mesin. Rangka jenis ini diyakini lebih kaku, lebih kuat, dan lebih ringan dibandingkan dengan rangka single frame karena pemakaian pipa berdiameter lebih kecil. Walaupun sekarang banyak tergantikan oleh jenis rangka perimeter, rangka double cradle banyak di pakai pada sepeda motor harian seperti Yamaha Scorpio, Kawasaki Ninja R/L/RR /KRR 150 dan bahkan Bajaj Pulsar
dtsi 180.
Diamond
Sasis diamond bertulang bawah di motor baru sebenarnya pengembangan dari sasis underbone murni. Baik yang gabungan pipa pelat atau pipa doang. Agar lebih kokoh, setelah center-bone dibuatkan lagi pipa berbentuk segitiga.
Frame diamond juga diaplikasi pada motor bertulang atas alias back-bone seperti pada Honda tipe CB, GL series, dan Suzuki Thunder tanpa jembatan (cradle) di bagian bawah. Honda Tiger dan New Tiger juga menggunakan diamond frame.
Frame diamond juga diaplikasi pada motor bertulang atas alias back-bone seperti pada Honda tipe CB, GL series, dan Suzuki Thunder tanpa jembatan (cradle) di bagian bawah. Honda Tiger dan New Tiger juga menggunakan diamond frame.
semi-double cradle frame
Sasis semi cradle ini biasa di gunakan oleh motor – motor pembelah medan extreme atau motor Cross. sasis jeni ini sengaja di desain dengan tingkat kekokohan yang sangat ini, karena jenis motor Cross ini adalah motor yang pasti melewati medan extreme. Selain itu sasis jenis ini juga sangat mudah bermanufer dalam berkendara, sehingga dapat memudahkan pengendaranya.
Keuntungan dari rangka jenis ini adalah rangka jenis ini adalah rangka yang paling banyak di aplikasikan pada motor – motor harian karena memiliki bobot yang lebih ringan serta dapat menahan benturan – benturan saat melewati jalan rusak. Khusus untuk rangka underbone memiliki keuntungan bagi pengendaranya saat ingin turun dari motor, karena tidak perlu mengangkat kaki pengendara terlalu tinggi.
Kelemahan dari rangka jenis ini adalah rangka ini tidak dapat bermanuver se”luwes” dibandingkan dengan jenis rangka pipa.
Backbone
Rangka Backbone terdiri dari Pipa utama tunggal yang menjadi tempat mesin menggantung. Rangka ini cukup sederhana dan ongkos produksinya terbilang cukup ekonomis. Biasanya para perancang juga menambah batang pipa dibagian depan yang mengarah kebawah untuk membantu menyangga mesin, seperti yang terlihat di Rangka Honda C90
T- Bone
Bisa disebut juga pola back-bone dengan posisi mesin tergantung pada palang atas besar yang biasanya dari pelat baja yang ditempa. Motor klasik seperti, Honda S90/110 atau Suzuki A100 series memakai prinsip ini.
Underbone
Rangka utama yang dibengkokkan kea rah bawah. Rangka model ini dapat dibuat dari pelat yang di pres atau pipa baja tahan karat. Rangka underbone biasanya diaplikasikan pada motor bebek
GABUNGAN PIPA DAN PELAT BAJA Adapun gabungan dari sasis pipa rangka dan pelat baja adalah seperti yang diterapkan pada motor – motor matic. Jenis rangka seperti ini membuat posisi mesin terletak dibagian belakang atau tepat dibawah jok motor. Dengan posisi seperti ini, posisi kaki pengendara akan menjadi sangat lapang dan saat melewati jalan berair maka kaki pengendara akan terlindung dari cipratan air. Dengan desain rangka yang seperti ini, manuver motor dalam membelah kemacetan di kota besar menjadi sangat mudah.Keuntungan dari rangka seperti ini posisi kaki pengendara akan menjadi sangat lapang dan saat melewati jalan berair maka kaki pengendara akan terlindung dari cipratan air, manuver motor dalam membelah kemacetan di kota besar menjadi sangat mudah.
Kelemahan dari rangka ini adalah karena posisi mesin berada di bagian belakang, maka suplai udara untuk mendinginkan mesin menjadi tidak se-optimal rangka-rangka jenis lain. Sehingga ada pabrikan motor matic yang menggunakan radiator cair.
AE86
Memang Toyota Trueno dengan kode chassis AE-86 dan kode mesin 4A-GE sudah lama tidak diproduksi oleh Toyota Jepang sejak 26tahun yang lalu. Namun mobil tersebut masih menjadi salah satu collectible car yang paling dicari oleh para drifter maupun kolektor (seperti saya). Hehehe….
Namun, sepertinya animo para pecinta AE-86 yang begitu besarlah yang membuat pihak toyota Jepang menciptakan Toyota FT-86. Toyota FT-86 ini banyak yang mengatakan bahwa the next AE-86. Saya sendiri jgua tidak tahu, mengapa anggapan itu muncul. Tetapi jika kita mau menelisiknya lebih dalam, mungkin ada kesamaan juga antara AE-86 dengan FT-86, seperti sama – sama FR (Front Engine – Rear Wheel Drive) dan sama – sama jenis sport car dengan 2pintu. Kalau kita lihat dari segi eksterior dan interior memang jauh berbeda, hal ini wajar saja karena beda usia yang sampai 2dasawarsa ini.
Mungkin keunggulan dari mesin AE-86 adalah terdapat tipe mesin black top 20V. Tetapi rumor yang beredar, FT-86 akan menggunakan mesin Boxer Subaru 4cyl 2.0L. Estimasi harga yang saya prediksi adalah sekitar $20,000
Daripada panjang lebar, berikut spesifikasi “kasar” yang dapat saya berikan:
Dimensions:
Length: 163.78 inches
Width: 69.29 inches
Height: 48.19 inches
Wheelbase: 101.18 inches
Powertrain / Drivetrain / Chassis / Suspension:
Subaru-derived 2.0L boxer (D-4S direct/port injection combo system)
Rear-Wheel-Drive
Rides on a modified Subaru Impreza platform
Front strut, double wishbone rear, 225/40/19 tires all around.
4 pot brakes front and 2 pot rear.
Other Info:
- Designed by Toyota’s ED2 styling studio in France.
- Concept version to make public debut at 2009 Tokyo Motor Show.
- Production model to be shown in 2010.
- Sales expected to begin in late 2011.
- The concept car’s color is called “Shoujyouhi Red” – the traditional red color of a Japanese monkey’s backside.
- To be manufactured at Subaru Plant @ Gunma
- Chief engineer: Tetsuya Tada
Hemat BBM
Banyak pada pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang menginginkan kendaraannya dapat memperkecil konsumsi BBM kendaraannya seefisien mungkin. Tetapi setelah hampir 6bulan ini saya berjalan 35KM dari rumah ke kampus dan ke rumah lagi dan melewati banyak jenis kondisi perjalanan. Tetapi pada kenyataannya banyak para pengendara dan pengemudi ini hanya sampai di mulut saja rasa ingin hemat bahan bakar, tidak sampai pada tindakannya. Mau bukti??? Kalau memang mau menghemat konsumsi BBM kenapa setiap lampu merah menjadi hijau para pengendara pasti menarik gas hingga rpm tinggi dan cara pengendaraannya yang sangat tidak sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
Saya memiliki satu cara dan ini memang merupakan inti dari pembahasan kita pada kali ini.
MATIKAN MESIN KENDARAAN ANDA SAAT TERJEBAK LAMPU MERAH
Ada yang mau beri komentar??? Ssstttt…. Tunggu dulu, baca dulu penjelas saya dulu….
Ya, ini merupakan cara termudah dan berakibat yang sangat signifikan bagi lingkungan kita. Kita cukup mematikan mesin kendaraan kita saat sedang menunggu lampu merah tersebut menjadi hijau.
Pertanyaan yang mungkin terlintas di benak kawan – kawan:
Q: Dari mana kita tahu seberapa lama lampu merah itu akan menyala???
A:Hampir seluruh lampu merah dijalan protokol sudah memiliki seberapa lama lampu merah tersebut menyala (dalam detik). Dengan begitu kita bisa mengetahui seberapa lama lagi lampu merah tersebut akan menyala. Dan apabila angka pada lampu merah sudah berada dibawah 10detik, barulah kita menyalakan mesin kita sebagai jarak waktu kita untuk manyalakan mesin. Nah, memang masih ada beberapa lampu merah yang belum dilengkapi dengan angka seberapa lama lampu merah menyala. Caranya mudah, bagi anda yang hampir setiap hari melewati jalan tersebut pasti anda tahu giliran jalur mana yang akan lampu hijau selanjutnya. Dengan begitu anda juga memiliki perkiraan untuk menyalakan mesin.
Selain itu, coba tanamkan tindakan ini pada benak anda untuk
TIDAK MEMAINKAN GAS SAAT MENUNGGU LAMPU MERAH
Selama beberapa bulan ini saya kuliah dengan jarak yang cukup lumayan, saya memperhatikan beberapa teman rider yang tidak sabar dengan lampu merah sehingga sering kali mereka memainkan gas pada kendaraan mereka. TAHUKAH ANDA??? Untuk motor atau mobil yang masih memakai Karburator, terdapat sebuah pompa yang disebut pompa akselerator. Sehinnga apabila gas dimainkan pada pompa akselerator pun akan menyemburkan bensin yang jauh lebih banyak dari pada biasanya, otomatis konsumsi BBMpun menjadi lebih boros. Begitupun bagi kendaraan yang sudah memakai sistem injeksi.
COBA TEMAN – TEMAN (BAIK PENGGUNA MOTOR MAUPUN MOBIL) MERENUNGKAN HAL INI. MUNGKIN ANDA HANYA PERPIKIR “HAL SEPERTI ITU TIDAK AKAN MEMBANTU MEMULIHKAN DUNIA KITA YANG SEDANG SAKIT”. TETAPI, COBA PIKIRKAN KALAU 35% (PERSENTASENYA GA USA BANYAK” DULU, KARENA GA SEMUA RIDER & DRIVER MEMBACA POSTING INI
) DARI SELURUH PENGENDARA MELAKUKAN HAL INI. COBA BAYANGKAN BAGI KELANGSUNGAN DUNIA KITA, PENGHEMATAN BBM YANG KITA GUNAKAN, DAN UANG YANG KITA ALOKASIKAN UNTUK BIAYA TRANSPORT PASTI AKAN LEBIH KECIL.
Saya memiliki satu cara dan ini memang merupakan inti dari pembahasan kita pada kali ini.
MATIKAN MESIN KENDARAAN ANDA SAAT TERJEBAK LAMPU MERAH
Ada yang mau beri komentar??? Ssstttt…. Tunggu dulu, baca dulu penjelas saya dulu….
Ya, ini merupakan cara termudah dan berakibat yang sangat signifikan bagi lingkungan kita. Kita cukup mematikan mesin kendaraan kita saat sedang menunggu lampu merah tersebut menjadi hijau.
Pertanyaan yang mungkin terlintas di benak kawan – kawan:
Q: Dari mana kita tahu seberapa lama lampu merah itu akan menyala???
A:Hampir seluruh lampu merah dijalan protokol sudah memiliki seberapa lama lampu merah tersebut menyala (dalam detik). Dengan begitu kita bisa mengetahui seberapa lama lagi lampu merah tersebut akan menyala. Dan apabila angka pada lampu merah sudah berada dibawah 10detik, barulah kita menyalakan mesin kita sebagai jarak waktu kita untuk manyalakan mesin. Nah, memang masih ada beberapa lampu merah yang belum dilengkapi dengan angka seberapa lama lampu merah menyala. Caranya mudah, bagi anda yang hampir setiap hari melewati jalan tersebut pasti anda tahu giliran jalur mana yang akan lampu hijau selanjutnya. Dengan begitu anda juga memiliki perkiraan untuk menyalakan mesin.
Selain itu, coba tanamkan tindakan ini pada benak anda untuk
TIDAK MEMAINKAN GAS SAAT MENUNGGU LAMPU MERAH
Selama beberapa bulan ini saya kuliah dengan jarak yang cukup lumayan, saya memperhatikan beberapa teman rider yang tidak sabar dengan lampu merah sehingga sering kali mereka memainkan gas pada kendaraan mereka. TAHUKAH ANDA??? Untuk motor atau mobil yang masih memakai Karburator, terdapat sebuah pompa yang disebut pompa akselerator. Sehinnga apabila gas dimainkan pada pompa akselerator pun akan menyemburkan bensin yang jauh lebih banyak dari pada biasanya, otomatis konsumsi BBMpun menjadi lebih boros. Begitupun bagi kendaraan yang sudah memakai sistem injeksi.
COBA TEMAN – TEMAN (BAIK PENGGUNA MOTOR MAUPUN MOBIL) MERENUNGKAN HAL INI. MUNGKIN ANDA HANYA PERPIKIR “HAL SEPERTI ITU TIDAK AKAN MEMBANTU MEMULIHKAN DUNIA KITA YANG SEDANG SAKIT”. TETAPI, COBA PIKIRKAN KALAU 35% (PERSENTASENYA GA USA BANYAK” DULU, KARENA GA SEMUA RIDER & DRIVER MEMBACA POSTING INI
Langganan:
Postingan (Atom)